NAGAGG NEWS: Tata Cara dan Doa Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam

NAGAGG NEWS – Idul Adha merupakan salah satu hari besar dalam agama Islam yang dirayakan dengan penuh sukacita dan ketaatan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Pada hari ini, penyembelihan hewan kurban menjadi salah satu ibadah utama yang dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT dan peringatan terhadap kesetiaan Nabi Ibrahim AS. Untuk memastikan bahwa prosesi penyembelihan dilakukan sesuai dengan syariat Islam, ada beberapa tata cara dan doa yang harus diikuti oleh setiap Muslim yang menjalankan ibadah kurban.

Penyembelihan hewan kurban diawali dengan niat yang tulus dari hati. Niat ini penting sebagai bentuk ketundukan dan pengabdian kepada Allah SWT. Setelah niat, langkah pertama dalam penyembelihan adalah memastikan bahwa hewan yang akan disembelih adalah hewan yang memenuhi syarat kurban. Hewan kurban bisa berupa kambing, sapi, atau unta, yang sehat, tidak cacat, dan sudah mencapai usia minimal yang telah ditentukan dalam syariat. Pemilihan hewan yang sesuai sangat penting untuk memastikan ibadah kurban diterima oleh Allah SWT.

Setelah hewan dipilih dan dipastikan memenuhi syarat, proses penyembelihan dimulai dengan mengarahkan hewan ke tempat penyembelihan yang bersih dan layak. Hewan tersebut harus dihadapkan ke arah kiblat sebagai tanda penghormatan kepada Allah. Penyembelihan dilakukan dengan pisau yang sangat tajam untuk memastikan proses berlangsung cepat dan mengurangi rasa sakit pada hewan. Menajamkan pisau sebelum menyembelih adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan untuk meminimalisir penderitaan hewan.

Saat proses penyembelihan, orang yang menyembelih harus membaca basmalah dan takbir. Doa yang dibaca adalah, “Bismillahi Allahu Akbar” yang berarti “Dengan nama Allah, Allah Maha Besar.” Setelah itu, dianjurkan juga untuk membaca doa, “Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi rabbil ‘alamin,” yang berarti “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam.” Doa ini melambangkan ketundukan total dan penyerahan diri kepada kehendak Allah SWT.

Penyembelihan harus dilakukan dengan memotong tiga saluran vital pada leher hewan, yaitu saluran pernapasan, saluran makanan, dan dua pembuluh darah besar di leher. Proses ini harus dilakukan dengan cepat dan efisien untuk memastikan kematian hewan terjadi seketika dan mengurangi penderitaan. Penting untuk memastikan bahwa darah mengalir keluar dengan baik, karena salah satu tujuan penyembelihan adalah untuk membersihkan darah dari daging yang akan dikonsumsi.

Setelah hewan disembelih, langkah selanjutnya adalah menguliti dan memotong-motong daging sesuai dengan kebutuhan. Daging kurban ini kemudian dibagi menjadi tiga bagian: satu bagian untuk diri sendiri dan keluarga, satu bagian untuk saudara dan teman, dan satu bagian lagi untuk dibagikan kepada fakir miskin. Pembagian ini tidak hanya mencerminkan semangat berbagi dan solidaritas sosial dalam Islam, tetapi juga memastikan bahwa keberkahan dari ibadah kurban dirasakan oleh banyak orang, terutama mereka yang membutuhkan.

Doa Menyembelih Hewan Kurban

  1. Basmalah
    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
    Bismillahirrahmanirrahim
    Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang.”
  2. Sholawat Nabi
    اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
    Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.
    Artinya: “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad saw dan keluarganya.”
  3. Takbir dan Tahmid
    اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ
    Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd
    Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”
  4. Doa Menyembelih
    اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ
    Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm
    Artinya: “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.”

Doa di atas dibaca oleh orang yang berkurban dan menyembelih hewan kurbannya sendiri. Jika penyembelih membacakan doa untuk hewan kurban orang lain, kata ‘minni’ diganti dengan menyebut nama orang yang berkurban, misalnya min Ahmad atau min Hasan.

Pelaksanaan ibadah kurban sesuai dengan syariat Islam mengajarkan kita tentang pentingnya ketaatan, kepedulian, dan berbagi. Dengan mengikuti tata cara dan doa yang telah ditentukan, umat Muslim tidak hanya memenuhi kewajiban agama mereka, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat. Semoga melalui ibadah kurban, umat Islam dapat terus meningkatkan kualitas iman dan takwa mereka serta membawa manfaat bagi sesama. Demikianlah laporan dari NAGAGG NEWS mengenai tata cara dan doa menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam. Tetaplah bersama kami untuk mendapatkan informasi dan panduan islami lainnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *